Dalam rangka mendukung Pembangunan Kawasan Perbatasan Negara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Provinsi NTT melakukan kegiatan Sosialisasi Free Trade Zone (FTZ) yang berlangsung di Hotel Victory 2 Kefamenanu pada tanggal 20 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari 3 (tiga) wilayah kabupaten perbatasan, yaitu Kabupaten Timor Tengah Utara selaku tuan rumah, Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka. Pada kegiatan ini, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt, berkenan memberikan sambutan dan membuka kegiatan ini secara resmi sekaligus membawakan materi dengan topik Membangun NTT sebagai Pintu Gerbang Pembangunan RI-RDTL, yang dilakukan secara online melalui zoom.



Selain itu, berlaku sebagai narasumber pertama adalah Bupati Timor Tengah Utara, Bapak Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A. yang membawakan materi terkait Kebijakan Pengelolaan Kawasan Perbatasan Kabupaten Timor Tengah Utara dan narasumber kedua adalah Prof. Ir. Fredrik L. Benu, MSi. PhD. selaku Ketua Tim Kerja Pengusulan Kawasan Perdagangan Bebas (TKPKPB) Prov. NTT yang membawakan materi Kajian Pengembangan Kawasan Perbatasan Melalui Free Trade Zone. Dengan diselenggarakannya kegiatan sosialisasi ini, menjadi tahap awal bagi Pemerintah Provinsi NTT untuk menyamakan persepsi mengenai urgensi pembentukan Free Trade Zone dengan 3 (tiga) wilayah kabupaten yang berbatasan langsung dengan RI-RDTL dalam rangka mewujudkan peningkatan perekonomian masyarakat perbatasan dengan menangkap peluang ekonomi di Kawasan Perbatasan Negara.
Penulis : Prima Elisabeth
Editor : Tim Publikasi Bapperida Kab.TTU
0 Komentar