Dalam rangka mematangkan kesiapan menuju ajang bergengsi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOIN-YANLIK) Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026, Biro Organisasi Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan kegiatan Penjaringan terhadap berbagai inovasi pelayanan publik di seluruh wilayah Provinsi NTT termasuk Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Bapperida Kab. TTU dan dihadiri oleh para inovator daerah.
Ibu Emiliana K. Bhara selaku perwakilan Biro Organisasi Setda NTT memimpin langsung jalannya pendampingan dan peninjauan indikator kelayakan inovasi. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa inovasi yang lahir dari rahim birokrasi TTU tidak hanya berdampak nyata secara lokal, melainkan juga memiliki dokumen administrasi dan keberlanjutan yang matang untuk bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.


Rapat persiapan ini dihadiri oleh para inovator berprestasi yang sebelumnya telah lolos dan menjuarai ajang Lomba Inovasi tingkat Kabupaten TTU—termasuk ajang perdana PESONA TTU (Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten TTU) juga perangkat daerah pengampu Inovasi yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati TTU dalam ajang Innovative Government Award (IGA). Kehadiran para inovator ini menjadi bukti komitmen kuat Pemerintah Kabupaten TTU dalam mendobrak pembenahan indeks pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, para inovator dari ASN, PD, Puskesmas, Sekolah hingga tingkat Desa mendapatkan asistensi langsung mengenai hal-hal teknis penyusunan proposal inovasi, penginputan bukti dukung, serta strategi presentasi. Pemkab TTU berharap lewat pendampingan intensif ini, inovasi-inovasi unggulan dari wilayah perbatasan dapat berbicara banyak di ajang KOIN-YANLIK 2026 sekaligus membawa perubahan konkret bagi kesejahteraan masyarakat TTU.
Penulis : Elsa Lopez
Editor : Prima Elisabeth
0 Komentar